Terlihat Disini Juffrouw/Nona Guru Selina Samay Dengan Murid2nya Di Sekolah Gadis/MVVS Genyem. Foto Thn 1957💖
Barisan pertama dari kiri ke kanan: …Fitowin, Milka Joku, Ruth Skopay, Juffrouw Samay, Hendrika Demotekay, ?, Henderina Sokoy.
Barisan kedua: Axamina Serontouw, Paulina Meraudje, Martha Sunuk, ?, Dorsila Japsenang, Dorkas Tetjuari, Iras Taime, Silpha Wally.
Berdiri dari kiri ke kanan: Maritje Hanasbey, Juliana Dodop, Johanna Pitja, Alwina Demena, Johanna Manggo, Dorkas Jakarimilena, Martha Jouwe, Sarah Abisay, Adriana Ojaitouw, Juliana Pulalo, Bernike Nerokouw, Benselina Ovide, Selvina Jarisetouw, Ruth Enok, Hendrika Suebu.
Barisan belakang dari kiri ke kanan: Ziporah Jarisetouw, Maria Afasedanja, Corry Maigoda, ?, ?, ?, ?, ?, Mina Jantewo💕
Maaf tidak ingat semua nama. Maklumlah sudah banyak tahun berlalu. Mereka ini adalah adik2 kelas saya (satu kelas dibawah). Juffrouw Samay alm kemudian menjadi Mevrouw/Nyonya Quiko dan pada thn 1962 berangkat dari Hollandia bersama suami dan kedua puteranya ke Negeri Belanda, disana di karuniai Tuhan dengan 4 anak lagi dan meninggal di Holland pada tanggal 17 Desember 2015 pada usia 76 tahun😢💖
Disamping nona2 guru Belanda ada juga 2 Nona guru asli Papua pada waktu itu yaitu Nona Guru/Juffrouw Dorkas R. Hanasbey, guru wanita pertama di MVVS Genjem (kaka kandung saya) dan Nona Guru Selina Samay (kaka sepupu saya) Nona/Juffrouw Hanasbey kemudian menjadi Nyonya Dorkas R. Tokoro Hanasbey kemudian di benum menjadi anggota Nieuw Guinea Raad (Dewan Perwakilan Rakyat Papua) pada tahun 1961, wanita satu satunya yang duduk dalam Dewan.
Juga ada satu guru laki2, Meneer Jacob Mano, guru bahasa Melayu dan Seni Suara kami. Tiga guru asli ini mengajar disana sejak saya belajar disana.

Di tahun kemudian datang nona2 guru asli Papua yang lain yaitu, Nona Rachel Dimara Kirihio dan juga Nona Martina Damimetouw ke MVVS Genyem menjadi guru disana💕